Meningkatkan listening comprehension dan reading comprehension adalah tujuan utama dalam belajar bahasa. Semakin baik pemahaman kita, semakin mudah berbicara dengan lancar, menikmati film, buku, atau percakapan dalam bahasa yang dipelajari. Artikel ini merangkum tips dari Steve Kaufmann tentang cara memahami lebih banyak tanpa harus terlalu memaksakan diri untuk memahami semuanya sekaligus.
Mengapa Tidak Perlu Memahami 100%?
Banyak pembelajar bahasa merasa frustrasi karena tidak bisa memahami semua kata atau kalimat. Misalnya, saat membaca artikel berbahasa Inggris, mereka berhenti setiap kali menemukan kata baru. Padahal, pembelajar berpengalaman justru menerima ketidakpastian. Mereka tetap maju meskipun hanya memahami 40–60% dari materi, seperti ketika mendengarkan podcast asing tanpa menerjemahkan setiap kata. Dengan terus melanjutkan ke materi baru, otak akan terbiasa dengan pola bahasa secara bertahap.
Analogi Memotong Rumput
Steve menggunakan analogi memotong rumput. Jika rumput terlalu tinggi, kita perlu memotongnya dua kali: pertama dengan bilah lebih tinggi, lalu kedua dengan bilah lebih rendah. Sama halnya dengan belajar bahasa—jangan memaksa memahami semuanya di awal. Dengan cara ini, proses belajar terasa lebih ringan dan membantu menghindari stres karena tidak harus memaksakan diri memahami segalanya sekaligus. Analogi lain yang relevan adalah seperti mengecat tembok yang kusam: lapisan pertama mungkin belum rata, tetapi setiap lapisan berikutnya membuat warna semakin jelas dan halus. Lewati materi pertama, lalu kembali lagi di kesempatan berikutnya. Setiap pengulangan akan menambah pemahaman sedikit demi sedikit.
Tips Meningkatkan Komprehensi
- Terima Ketidakpastian. Jangan terlalu memaksa diri memahami semua detail.
- Lanjutkan ke Materi Baru. Paparkan otak pada konteks dan kosakata baru secara terus-menerus.
- Ulangi Secara Bertahap. Dengarkan atau baca ulang materi yang sama beberapa kali untuk meningkatkan pemahaman.
- Fokus pada Paparan yang Konsisten. Semakin banyak mendengar dan membaca, semakin terbiasa otak memproses bahasa tersebut.
Kesimpulan
Jangan khawatir jika awalnya hanya memahami sebagian. Dengan terus maju, mengulang, dan menerima proses belajar yang bertahap, pemahaman akan meningkat secara alami. Jika kita memiliki komprehensi yang baik, kemampuan berbicara juga akan berkembang seiring waktu. Seperti kata pepatah, “Setiap langkah kecil hari ini adalah fondasi untuk lompatan besar esok hari.”
Artikel ini diadaptasi dari video Steve Kaufmann yang berjudul “To Improve Comprehension DON’T Try to Understand”