Bulan Agustus ini menjadi salah satu bulan yang penuh cerita bagi keluarga kami. Dimulai dari persiapan yang penuh tantangan, perjalanan yang cukup panjang, hingga momen-momen kecil yang akan selalu kami kenang. Semua berawal dari rencana medical check-up di Jakarta yang ternyata membawa kami menjelajahi tempat-tempat menarik di Bintaro, Bogor, dan Jakarta Selatan.
Hari Pertama – Perjalanan Menuju Jakarta
Tanggal 6 Agustus 2025, kami berangkat menuju bandara dengan diantar oleh Datuk Hafsa. Pesawat Batik Air yang seharusnya boarding pukul 12.30 mengalami delay selama dua jam. Sambil menunggu, kami bersyukur karena pihak maskapai membagikan nasi Albaik gratis. Bekal telur rebus dan ubi Cilembu yang kami bawa terasa kurang, jadi nasi ini benar-benar jadi penyelamat perut.
Pukul 14.30 kami mulai boarding, dan tepat pukul 15.00 pesawat lepas landas. Satu jam kemudian kami mendarat di Bandara Soekarno-Hatta. Setelah mengambil bagasi, kami melanjutkan perjalanan ke Bintaro menggunakan Grab. Perjalanan 20 km ini memakan waktu 30 menit dengan total biaya Rp270.000 (sudah termasuk tol).
Namun, setibanya di apartemen, muncul kendala: tiket yang kami pesan melalui Traveloka tidak diproses oleh agen. Untungnya, tuan rumah apartemen sangat ramah dan menawarkan kamar tipe studio di lantai 18 dengan harga Rp400.000 per malam. Kamarnya nyaman, lengkap dengan AC, Wi-Fi gratis, dapur sederhana, dan akses langsung ke Mall Bintaro melalui jembatan khusus penghuni. Anak-anak pun langsung ceria begitu melihat fasilitas apartemen yang luas dan bersih. Ini link apartment nya.


Hari Kedua – Medical Check-Up di RS Premier Bintaro
Tanggal 7 Agustus, kami memulai hari dengan sarapan di McD 24 jam yang terletak di Mall Bintaro. Sekitar pukul 8 lebih, kami berangkat ke RS Premier Bintaro menggunakan Grab (sekitar Rp30.000).
Proses medical check-up berlangsung cukup cepat, sekitar tiga jam saja. Anak-anak hanya menjalani pemeriksaan dasar seperti berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, dan tes visual. Alhamdulillah, mereka tidak perlu tes darah. Untuk peserta dewasa, rangkaian pemeriksaan meliputi tes darah, rontgen, dan pemeriksaan umum lainnya.
Selesai pemeriksaan, kami mampir makan siang di Lotte Mall, tepat di depan rumah sakit. Sop buntut menjadi pilihan kami—rasanya lezat dan harganya masih terjangkau untuk ukuran mall.
Sore harinya, kami menghabiskan waktu di kolam renang apartemen. Kolamnya bersih, sepi, dan terasa seperti kolam pribadi. Esok paginya, anak-anak juga bermain di playground yang tersedia di area apartemen. Kami sempat melaundry pakaian di jasa ekspres seharga Rp90.000—cukup mahal, tapi praktis. Alhamdulillah, hasil medical check-up kami semuanya baik.
Hari Ketiga – Bogor dan Pondok Indah Mall
Keesokan harinya, kami melanjutkan perjalanan ke Bogor. Di sana, kami makan siang di Pancar Garden—sebuah tempat makan dengan suasana asri dan udara yang sejuk. Anak-anak sangat gembira karena ada area bermain yang luas. Mereka berlarian dan tertawa bebas di tengah pemandangan hijau.
Sore hari, kami kembali ke Jakarta untuk mengunjungi Pondok Indah Mall. Di sana, anak-anak mencoba playground besar dan bermain selama dua jam penuh. Bagi mereka, ini pengalaman yang mengesankan karena di Bengkulu playground umumnya lebih kecil dan sederhana. Mereka mencoba semua permainan dengan antusias dan penuh rasa ingin tahu.
