Skip to content

Kelas Dabay

Lifelong Learner, Everyday Hustler

Menu
  • Home
  • Academic
    • All about teaching
      • Dialogic Teaching
      • Language Learning
      • Feedback
  • Traveling
    • Indonesia
    • Ireland
    • France
    • Southeast Asia
  • Life
  • About me
Menu

Masalah Integritas Riset di Indonesia | Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Posted on July 17, 2025July 17, 2025 by Kelas Dabay

Bayangkan kita punya indeks global bernama RIRI, Research Integrity Risk Index, yang mengukur tingkat risiko pelanggaran integritas riset sebuah institusi. Dari indikator seperti R-rate (jumlah artikel yang ditarik kembali) dan D-rate (publikasi di jurnal abal-abal yang belakangan didepak dari indeks bereputasi), kampus-kampus di Indonesia nyaris semua masuk zona merah, kuning, atau oranye. Tidak ada yang hijau, apalagi putih. Bahkan kampus-kampus besar pun hanya sampai kategori “watch list”.

Yang bikin miris, ini bukan lagi kabar angin. Nama-nama kampus besar seperti ITB, UI, UGM, sampai UNPAD masuk daftar. Red flag. Watch list. Dan ini bukan pertama kalinya reputasi riset Indonesia dipertanyakan. Bahkan jurnal Science pernah menyoroti kasus penghargaan peneliti dengan publikasi yang meragukan.

Masalahnya bukan cuma kuantitas publikasi. Tapi sistem yang mengharuskan dosen dan peneliti untuk “publish or perish” justru menciptakan tekanan besar tanpa dibarengi fasilitas memadai, pendanaan riset yang cukup, atau pengawasan akademik yang ketat. Akhirnya, shortcut pun diambil: publikasi di jurnal predator, saling mengutip antar teman, dan mengejar angka ketimbang substansi.

Fenomena paper mills, jurnal predator, sampai konferensi “internasional” abal-abal yang diselenggarakan lokal dengan 1-2 keynote dari luar negeri hanyalah gejala dari sistem yang rusak. Ada istilah self-citation dan citation gotong-royong, di mana angka kutipan dibesar-besarkan demi prestise semu.

Apa dampaknya? Jelas, citra akademik Indonesia di mata global menurun. Kesempatan mahasiswa dan peneliti Indonesia untuk lanjut studi atau kolaborasi ke luar negeri bisa ikut terdampak. Orang luar mulai ragu: apakah gelar atau publikasi dari Indonesia bisa dipercaya?

Namun tidak semua kabar buruk. Di tengah situasi ini, tetap ada ilmuwan Indonesia yang berintegritas. Yang meneliti dengan serius, tidak mencari sensasi, dan tetap aktif mempublikasikan karya bermutu. Mereka memang tidak viral, tapi kontribusinya nyata. Problemnya: mereka jadi minoritas. Mereka yang benar malah terlihat seperti pengecualian di tengah sistem yang sudah terbiasa akal-akalan.

Salah satu hal yang diangkat Kang Hasan dalam podcast ini adalah perlunya mengembalikan ruh intelektualitas dalam riset. Bukan sekadar angka dan indeks, tapi soal reputasi ilmiah di antara sesama peneliti. Di negara seperti Jepang, seorang peneliti dikenal dari kontribusi nyatanya—bukan cuma berapa kali publikasi atau seberapa tinggi h-indeks-nya.

Kalau dunia riset kehilangan integritas, maka akarnya sudah keropos. Kita seperti membangun rumah dengan fondasi rapuh. Maka satu-satunya jalan adalah memperkuat kembali etika riset di level individu, mengembalikan akal sehat ke sistem akademik, dan menilai kualitas bukan hanya lewat angka, tapi juga reputasi dan pengakuan sejawat.

Konten ini merupakan adaptasi dari percakapan di channel YouTube MALAKA. Seluruh kredit dan penghargaan atas sumber asli diberikan kepada tim kreatif MALAKA dan narasumber Dr. Hasanuddin Abdulrahman. Video lengkapnya ada di sini.

Recent Posts

  • Peran Guru dalam Mengajarkan Siswa Ngobrol & Bernalar Bareng
  • Group Composition and Task pada Cooperative Learning
  • Cooperative Learning, Peran Guru, dan Strategi Ngobrol & Bernalar Bareng
  • 5 Komponen Penting Cooperative Learning
  • Perjalanan ke Jakarta: Medical Check-Up, Bogor, dan Momen Bahagia Keluarga

Recent Comments

  1. Kelas Dabay on Ngobrol Serius Bisa Bikin Anak Makin Pinter?
  2. Umi Hafshah on Ngobrol Serius Bisa Bikin Anak Makin Pinter?

Archives

  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025

Categories

  • Academic
  • Daily Life
  • Dialogic Teaching
  • Feedback
  • France
  • Health
  • Indonesia
  • Ireland
  • Islam
  • Language Learning
  • Life
  • Listening Practice
  • Traveling
  • Uncategorized
January 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    

  • 1,437
Pendidikan sejati bukan hanya soal menghafal fakta, tapi tentang bagaimana kita belajar berpikir, mempertanyakan, dan terus tumbuh sebagai manusia. Belajar adalah perjalanan seumur hidup, bukan sekadar tujuan di bangku sekolah" #Kelas Dabay
© 2026 Kelas Dabay | Powered by Superbs Personal Blog theme