Meningkatkan kemampuan memahami bacaan atau reading comprehension adalah kunci penting dalam mempelajari bahasa, baik bahasa asing maupun bahasa ibu. Semakin baik kemampuan membaca, semakin cepat kita menyerap informasi dan memperluas kosakata. Artikel ini membahas strategi efektif untuk meningkatkan reading comprehension berdasarkan tips dari Steve Kaufmann, seorang poliglot dan pendiri platform belajar bahasa LingQ.
Mengapa Reading Comprehension Penting?
Reading comprehension yang baik membantu kita:
- Memperoleh informasi dengan lebih cepat.
- Memperluas kosakata secara signifikan.
- Meningkatkan kemampuan berbicara karena memiliki lebih banyak kosakata aktif.
Kemampuan membaca bersifat kumulatif. Semakin banyak kita membaca, semakin cepat dan baik pemahaman kita. Proses ini membentuk siklus positif: semakin baik kemampuan membaca, semakin banyak kata baru yang dipelajari, dan semakin meningkat kemampuan membaca secara keseluruhan.
Strategi Meningkatkan Reading Comprehension
1. Membaca Lebih Banyak
Cara paling dasar untuk meningkatkan pemahaman membaca adalah dengan membaca lebih banyak. Membaca secara rutin akan melatih otak mengenali pola kalimat, tata bahasa, dan makna kosakata dalam konteks. Semakin sering terpapar teks, semakin cepat kita memahami struktur bahasa dan memperluas wawasan. Kebiasaan membaca setiap hari, meski hanya beberapa menit, dapat membentuk koneksi baru di otak yang memudahkan proses pemahaman dan meningkatkan kecepatan membaca secara bertahap.
2. Kombinasikan Membaca dan Mendengarkan
Membaca sambil mendengarkan audio dari teks yang sama dapat membantu memahami intonasi, ritme, dan struktur kalimat. Misalnya, ketika mempelajari bahasa Prancis, Anda bisa membaca cerita pendek sambil mendengarkan versi audiobook-nya. Cara ini membantu membiasakan telinga dengan pengucapan dan intonasi alami sehingga pemahaman bacaan meningkat. Hal ini sangat bermanfaat terutama untuk bahasa yang memiliki struktur kalimat berbeda dengan bahasa ibu kita.
3. Gunakan Mode Kalimat
Jika merasa kesulitan memahami teks panjang, coba fokus membaca per kalimat. Dengan memecah teks menjadi bagian kecil, pembaca bisa lebih mudah memahami makna setiap kalimat sebelum melanjutkan ke teks yang lebih panjang.
4. Perluas Kosakata
Setiap kali menemukan kata yang tidak dikenal, alur membaca akan terganggu. Oleh karena itu, penting untuk secara aktif membangun kosakata, misalnya dengan membuat daftar kata baru, menggunakan flashcard, atau memanfaatkan aplikasi belajar kosakata. Mengulang kata dalam konteks kalimat dan mencoba menggunakannya dalam percakapan atau tulisan juga membantu memperkuat ingatan. Dengan cara ini, makna bisa dipahami tanpa harus sering menerjemahkan. Semakin banyak kata yang dikenal, semakin lancar proses membaca.
5. Pilih Tingkat Kesulitan yang Tepat
Bacaan yang terlalu sulit dapat membuat frustrasi, sedangkan bacaan yang terlalu mudah tidak memberikan tantangan baru. Steve Kaufmann menyarankan memilih bacaan dengan sekitar 15% kata yang belum dikenal sebagai titik ideal untuk belajar kata baru sambil tetap menjaga kelancaran membaca.
6. Gunakan Audio untuk Bahasa dengan Struktur Kompleks
Untuk bahasa yang memiliki struktur kalimat kompleks, mendengarkan audio akan membantu memahami pola intonasi dan urutan kata. Hal ini memudahkan kita saat membaca teks yang serupa.
Kesimpulan
Kemampuan membaca yang baik tidak hanya meningkatkan pemahaman tulisan, tetapi juga membantu keterampilan mendengarkan, berbicara, dan menulis. Untuk meningkatkan reading comprehension:
- Baca secara konsisten.
- Gunakan audio sebagai pendukung.
- Bangun kosakata baru secara bertahap.
- Pilih bahan bacaan yang sesuai dengan tingkat kemampuan.
Dengan mengikuti strategi ini, proses belajar bahasa akan menjadi lebih efektif dan menyenangkan.
Artikel ini diadaptasi dari video Steve Kaufmann yang berjudul How To Improve Your Reading Comprehension.