Skip to content

Kelas Dabay

Lifelong Learner, Everyday Hustler

Menu
  • Home
  • Academic
    • All about teaching
      • Dialogic Teaching
      • Language Learning
      • Feedback
  • Traveling
    • Indonesia
    • Ireland
    • France
    • Southeast Asia
  • Life
  • About me
Menu

5 Komponen Penting Cooperative Learning

Posted on September 17, 2025September 17, 2025 by Kelas Dabay

Banyak guru sudah mencoba cooperative learning dengan cara menempatkan siswa dalam kelompok. Namun menurut penelitian, sekadar membagi kelompok belum tentu membuat siswa mau dan bisa bekerja sama. Sering kali justru muncul masalah seperti kebingungan, konflik, atau ada anggota yang hanya ikut nama saja atau free rider.

Berdasarkan artikel Robyn M. Gillies berjudul Cooperative Learning: Review of Research and Practice, ada lima komponen kunci yang perlu ada agar cooperative learning berjalan efektif. Berikut pembahasannya dengan bahasa sederhana.

1. Positive Interdependence atau Saling Ketergantungan Positif

Setiap anggota kelompok harus paham bahwa keberhasilan mereka saling terkait. Jika satu berhasil maka yang lain juga ikut berhasil. Hal ini membuat mereka mau berkoordinasi dan bekerja sinkron. Guru dapat menciptakan kondisi ini dengan memberikan tugas yang berbeda kepada setiap anggota yang semuanya diperlukan untuk mencapai tujuan kelompok.

2. Promotive Interaction atau Interaksi Saling Mendukung

Anggota kelompok perlu aktif membantu dan mendorong satu sama lain. Mereka berbagi sumber belajar, memberi umpan balik, mengklarifikasi ide bahkan menantang argumen dengan cara yang konstruktif. Ini bukan hanya menguntungkan penerima bantuan tetapi juga membuat pemberi bantuan semakin memahami materi. Guru dapat mendukung interaksi ini dengan menata posisi duduk agar siswa mudah berdiskusi dan saling melihat wajah teman sekelompok.

3. Individual Accountability atau Tanggung Jawab Individu

Setiap anggota bertanggung jawab atas bagian tugasnya sendiri sekaligus membantu teman satu tim. Guru dapat memastikan hal ini dengan membuat kontribusi masing masing terlihat jelas misalnya melalui penilaian individu dalam proyek kelompok.

4. Social Skills atau Keterampilan Sosial

Kerja kelompok yang sukses memerlukan keterampilan sosial seperti mendengarkan aktif, berbagi ide dan sumber daya, memberi komentar yang membangun, bertanggung jawab atas perilaku sendiri dan mengambil keputusan secara demokratis. Penelitian Gillies dan Ashman menunjukkan bahwa siswa yang dilatih keterampilan ini lebih inklusif, lebih menghargai pendapat teman dan memberikan penjelasan lebih mendalam dibanding siswa yang tidak dilatih.

5. Group Processing atau Refleksi Kelompok

Kelompok perlu merefleksikan apa yang sudah mereka capai, apa yang belum dan bagaimana cara memperbaikinya. Diskusi reflektif ini terbukti meningkatkan prestasi siswa sekaligus memperkuat rasa hormat komitmen dan identitas kelompok.

Kenapa Penting

Dari berbagai penelitian yang direview Gillies, Slavin, Johnson dan Johnson terlihat jelas bahwa cooperative learning yang terstruktur dengan baik mampu meningkatkan prestasi akademik sekaligus keterampilan sosial siswa. Cooperative learning bukan hanya soal kerja kelompok tetapi juga tentang bagaimana kelompok itu dibentuk didampingi dan difasilitasi.

Contoh Praktis Penerapan Cooperative Learning di Kelas

Agar kelima komponen di atas terasa nyata, guru bisa mencoba langkah-langkah sederhana berikut ini.

Positive Interdependence
Bagi tugas proyek kelompok menjadi beberapa bagian berbeda. Misalnya dalam membuat poster, satu siswa bertugas mencari informasi, satu siswa mendesain poster, satu siswa menulis teks, satu siswa mempresentasikan hasil. Semua bagian harus digabung untuk hasil akhir sehingga setiap siswa merasa punya peran penting.

Promotive Interaction
Atur posisi duduk supaya siswa saling berhadapan. Beri panduan bagaimana cara memberi umpan balik, mengajukan pertanyaan, atau menanggapi ide teman secara positif. Awalnya guru bisa memberi contoh kalimat yang sopan untuk diskusi.

Individual Accountability
Setelah kelompok menyelesaikan tugas, minta setiap siswa melaporkan bagian yang mereka kerjakan atau berikan kuis singkat individual tentang materi yang dibahas kelompok. Dengan cara ini setiap siswa merasa bertanggung jawab.

Social Skills
Latih keterampilan sosial secara eksplisit. Bisa dimulai dengan role-play atau simulasi cara mendengarkan aktif, berbagi ide, memberi komentar konstruktif, dan mengambil keputusan bersama. Beri apresiasi saat siswa mempraktikkan keterampilan tersebut.

Group Processing
Di akhir kegiatan, beri waktu singkat untuk refleksi kelompok. Minta mereka menjawab tiga pertanyaan sederhana: apa yang sudah kami capai, apa yang masih perlu diperbaiki, bagaimana caranya memperbaiki. Guru bisa memandu diskusi refleksi ini supaya tetap fokus.


Dengan langkah-langkah sederhana ini, cooperative learning menjadi lebih terarah dan memberi manfaat nyata bagi prestasi akademik dan keterampilan sosial siswa.

💡 Catatan: Artikel ini diadaptasi dari Cooperative Learning: Review of Research and Practice karya Robyn M. Gilliesuntuk membantu guru memahami dan mempraktikkan cooperative learning secara lebih efektif.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Peran Guru dalam Mengajarkan Siswa Ngobrol & Bernalar Bareng
  • Group Composition and Task pada Cooperative Learning
  • Cooperative Learning, Peran Guru, dan Strategi Ngobrol & Bernalar Bareng
  • 5 Komponen Penting Cooperative Learning
  • Perjalanan ke Jakarta: Medical Check-Up, Bogor, dan Momen Bahagia Keluarga

Recent Comments

  1. Kelas Dabay on Ngobrol Serius Bisa Bikin Anak Makin Pinter?
  2. Umi Hafshah on Ngobrol Serius Bisa Bikin Anak Makin Pinter?

Archives

  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025

Categories

  • Academic
  • Daily Life
  • Dialogic Teaching
  • Feedback
  • France
  • Health
  • Indonesia
  • Ireland
  • Islam
  • Language Learning
  • Life
  • Listening Practice
  • Traveling
  • Uncategorized
January 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    

  • 1,437
Pendidikan sejati bukan hanya soal menghafal fakta, tapi tentang bagaimana kita belajar berpikir, mempertanyakan, dan terus tumbuh sebagai manusia. Belajar adalah perjalanan seumur hidup, bukan sekadar tujuan di bangku sekolah" #Kelas Dabay
© 2026 Kelas Dabay | Powered by Superbs Personal Blog theme